Refill pemadam api ringan

[pgp_title]

Refill Alat Pemadam Api Ringan terbaik di kelasnya, isi ulang alat Pemadam Kebakaran, Refill APAR Terbaik.

[pgp_title]APAR (Alat Pemadam APi Ringan) merupakan alat yang harus membutuhkan perhatian khusus. Dimulai dari perawatan pada bagian komponen seperti bagian nozzle sampai ke bagian-bagian lainnya terutama pada tekanan APAR yang harus melakukan Refill APAR setiap 2 sampai 3 tahun sekali. Semua bagian dari APAR harus dirawat dan di cek dengan baik agar APAR dapat bekerja secara maksimal. Hal-hal lain yang harus diperhatikan juga pada tekanan APAR ketika jarum menunjukan tekenan yang tidak standar maka sudah saatnya untuk melakukan service atau biasa disebut Refill APARkarena hanya orang profesional saja yang dapat melakukan hal tersebut dan didukung oleh alat-alat tertentu. Merk tertentu yang dapat di Refill APAR seperti berikut Gunnebo, Solingen, Yamato, Protect, Chubb, dan lain-lain.

Tekanan pada tabung APAR atau Pemadam sangat penting, dikarenakan hal inilah penentu dari kinerja APAR tersebut jika tekanan dari APAR tidak sesuai maka APAR tidak bisa bekerja dengan maksimal dan tidak bisa memadamkan api.

Bagaimana cara mengetahui tekanan pada APAR normal atau tidak ?

Untuk mengetahui hal tersebut harus menggunakan tenaga yang sudah berpengalaman terutama jasa Refill APAR, hal ini disebabkan APAR memiliki dua sistem yang harus diperhatikan pertama adalah stored pressure dan ke dua adalah Cartridge. Untuk melihat kondisi dari cartridge baik atau tidak harus melihat ulir yang ada pada leher tabung APAR. Jika ulir atau leher tabung dalam kondisi rapat, dan tidak mengalami kerusakan maka dapat dipastikan APAR tersebut dalam keadaan baik. Jika merasa ragu-ragu dengan keadaan APAR yang dimiliki gunakan jasa Refill APAR sehingga dapat dipastikan Refill APAR anda aman silahkan hub WA: 6288803915046 (Errik) atau klik disini.

Untuk sistem yang kedua yaitu sistem stored pressure, pengeceken dapat dilakukan dengan melihat kondisi dari pressure gauge yang ada pada bagian tuas APAR. Cek jarum manometernya yang ada pada presure gaugenya, jika jarum dizona hijau atau pada angka (15–20), maka dapat dipastikan tekanan dari APAR tersbut normal atau cukup, Jika tidak maka sudah saatnya untuk melakukan Refill APAR agar APAR tersebut berfungsi dengan optimal.

Penyebab dari tekanan APAR tidak normal adalah:

Tekanan APAR yang tidak sesuai dengan standar bisa disebabkan dua aspek yaitu bagian dari APAR ada yang rusak atau Human Error. Biasanya bagian APAR yang rusak disebabkan oleh kurangnya perawatan atau kondisi lingkungan sehingga terjadi proses korosi sehingga berakibat pada kroposnya tabung APAR, penyebab lain adalah usia yang terlalu lama sehingga menyebabkan tekanan APAR menurun durasi waktu yang tepat untuk Refill APAR adalah 2 sampai 3 tahun atau lebih dari 3 tahun jika tekanan APAR dalam kondisi baik. Bagian lain yang sering rusak adalah seal dimana seal yang terpasang tidak sesuai dengan merk APAR sehingga menyebabkan kebocoran pada tekanan APAR.

Pada faktor human error sendiri disebabkan oleh tekanan APAR yang tidak diteliti dengan baik sehingga menyebabkan tekanan APAR menurun atau tidak sesuai di zona yang tepat, dalam proses Refill APAR sendiri perlu adanya SOP yang harus dilakukan oleh pihak penyedia jasa, jika tidak sesuai dengan SOP maka tekanan pada APAR tersebut lebih cepat turun tekanannya. Aspek lainnya adalah pemilik dari APAR sering bermain APAR dalam kondisi yang tidak tepat (kecuali latihan), sehingga membuat tekanan pada APAR turun. Tindakan lain yang curang adalah kerjasama antara karyawan dan penyedia jasa Refill APAR, situasi ini sering dilakukan pada oknum nakal dari karyawan pemilik APAR agar karyawan tersebut mendapat uang tambahan dari penyedia jasa Refill APAR, hubungi WA: +628880–3915–046 (Errik)atau klik disini.

Tempat Refill APAR

Pengalaman dalam Refill APAR yang telah lebih dari 18 tahun, telah memberikan banyak pengalaman dan evaluasi jasa sehingga membuat banyak pelanggan melakukan Refill APAR di tempat ini. Ditengah banyaknya yang menyediakan jasa Refill APAR kami tetap bertahan karena kepercayaan yang telah diberikan dari setiap pelanggan kepada kami. kami terus melakukan peningkatan pelayanan agar setiap pelanggan percaya dan puas dengan pelayanan yang diberikan. Dengan selalu meningkatkan standarisasi pelayanan baik secara internal dan eksternal.

Pemasangan dan Penempatan APAR:

a. Setiap APAR diletakan di posisi tepat seperti di dinding (gambar)

b. Pemasangan APAR juga harus tepat untuk benda yang mudah terbakar

c. Setiap APAR lebih baik dipasang dengan posisi menggantung tapi jangan terlalu tinggi agar mudah dijangkau.

d. APAR sendiri harus dipasang dengan ketinggian max kurang dari 1.2m agar APAR mudah diraih oleh semua orang.

e. Ruangan yang memiliki APAR harus memiliki suhu lebih dari 49 C dan di bawah 4 C.

Persyaratan Teknis APAR:

1. Tabung APAR harus dalam keadaan normal atau tidak berkarat

2. Dilengkapi dengan cara menggunakan APAR yang memuat urutan singkat dan jelas tentang cara penggunaannya.

3. Segel APAR yang dalam keadaan baik atau tidak rusak.

4. Tidak terdapat kerusakan pada membran tabung gas tekanan tinggi (Catridge).

5. Selang harus dalam keadaan yang baik terutama ketika tekanan tinggi.

6. APAR jenis busa/foam, tabung dalam baik atau tidak terdapat kerusakan dan selang tidak tersumbat.

7. Isi atau bahan pemadam harus dalam keadaan yang baik jika tidak maka harus dilakukan Refill Apar atau isi ulang Apar.

8. Penutup tabung harus dalam keadaan yang baik tidak rusak dan harus rapat.

9. Warna tabung APAR harus terlihat Dominan seperti warna merah agar APAR mudah terlihat dengan jelas ketikan keadaan darurat.

10. Tekanan APAR harus di posisi yang tepat jika tidak maka harus dilakukan Refill APAR.

beberapa jenis APAR yang ada di Indonesia, antara lain :

1. Jenis Air (water)

Apar jenis ini berbentuk stored pressure type (tersimpan bertekanan) dan gas cartridge type (tabung gas). sangat tepat digunakan untuk pemadam kelas A

2. Jenis Busa (Foam)

APAR jenis busa sangat cocok untuk senyawa minyak. Kandungan dalam APAR ini adalah aluminium sulfat dan natrium carbonat kedua bahan ini dilarutkan dalam air. jika disemprotkan maka akan mengeluarkan busa yg memiliki volume lebih dari 10 kali lipat. Pemadaman Api oleh busa sesuai untuk sistem isolasi, yang berfungsi untuk mencegah oksigen untuk tidak ikut bereaksi.

3. Jenis Tepung Kimia Kering (Dry Chemical Powder).

Jenis ini sangat tepat untuk kebakaran pada kelas B dan C juga bisa kelas A. Bahan dasar dari Tepung Jenis Kimia adalah Sodium Bicarbonat dan Natrium Bicarbonat, Gas CO2 atau nitrogen sebagai pendorong. Untuk pemadaman kelas D (logam) sebagai contoh seperti Magnesium, Zarcasium, dan lain-lain harus menggunakan metal-dry powder yaitu campuran bahan dari sodium, Potasium, dan Barium Chloride.

4. Jenis Halon.

APAR ini sangat tepat untuk menanggulangi kebakaran jenis cairan yang mudah terbakar dan untuk peralatan listrik yang memiliki tegangan tinggi sesuai untuk kebakaran kelas B dan Kelas C. Bahan APAR jenis ini memiliki kandungan seperti chlorine, flourine, bromide dan iodine.

5. Jenis co2

APAR jenis ini sangat umum ditemui. Karena sangat efektir untuk mengurangi kadara oksigen dalam ruangan atau indoor. Pemadamam dengan gas co2 ini dapat mengurangi kadar oksigen sampai dibawah 12%.

Berikut adalah harga dari Refill APAR atau pemadam sesuai dengan Jenis Bahan Pemadam APAR:

Daftar harga isi ulang (refill) tabung pemadam APAR dan APAB di bisa berubah sewaktu-waktu. Hubungi kami terlebih dahulu untuk informasi lebih lengkap WA: +628880–3915–046 (Errik)atau klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shares